Jebakan Hawa Nafsu

“Kadang Seseorang telah melihat kebenaran, namun hawa Nafsu memalingkannya.”

Hawa Nafsu tak mau berhenti pada suatu titik, dan selalu menginginkan yang kesenangan-kesenangan yang tiada habisnya. Setiap kali ia memperoleh sesuatu maka ia akan menganggapnya biasa, lalu ia pun menginginkan yang lain. Akhirnya umurnya habis, tubunya melemah, kekurangannya terlihat, dan kedudukannya turun tanap satu pun keinginan yang tercapai.

Di dunia sejatinya tidak ada kesenangan yang ada hanyalah kebebasan dari sesuatu yang menyakitkan, Di dunia tak ada seseorang yang lebih tolol dari orang yang memburu puncak kesenangan dunia.

Belajarlah dari kesalahan Nabi Adam dan dari kesabaran Nabi Yusuf..

Berbagai kenikmatan memang acapkali menggoda seorang mukmin. Bila ia menghadapinya sendirian, tanapa memperbantukan bala tentara perenungan resiko suatu perbuatan, maka ia pasti akan kalah. Karena saat itu, saat Anda terjebak ke dalam salah satu perbuatan jahat, Anda harus berkata pada hawa nafsu anda, “Berhentilah, jangan teruskan langkahmu untuk melakukan apa yang kamu mau, sebab buanya hanyalah penysalan dan tangisan. Anda ia bisa diselamatkan dari jurang kenistaan, kondisinyapun tetap memilukan, karena sudah banyak orang yang terpeleset kakinya tak mampu lagi melangkahkannya.”

>> Perkuatlah tali kendali hawa nafsu Anda dan waspadalah arak-arakan mendung yang tengah bergerak ke atas langit, sebab sangat mungkin ia akan menghujani lembah, hingga kafilah yang mau melewatinya mesti berhenti…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s